BINCANG KITA HARI INI “GOING VIRAL THROUGH SOCIAL MEDIA”

 In Suara Unpar

7

Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan melalui Direktorat Jenderal Kajian dan Aksi Strategis baru saja menyelenggarakan talk show bertajuk Bincang Kita Hari Ini “Going Viral Through Social Media” pada 3 Maret 2017 lalu bertempat di Aula D3 Manajemen UNPAR Jalan Aceh 53 Bandung. Acara ini menghadirkan Yayan Brilyana selaku Kepala Humas Pemkot Bandung, Ciptadi Syachrani selaku Founder InfoBDG, Donna Visca dan Nabila Gardena sebagai social media influencer. Lebih dari 100 peserta mahasiswa dari beberapa universitas, khususnya UNPAR, memadati ruangan.

Media sosial merupakan salah satu bentuk kemajuan teknologi yang mempermudah akses baik informasi maupun komunikasi. Pemanfaatannya menjadi tren dan sangat booming di seluruh dunia. Di Indonesia, 132 juta dari 257 juta penduduknya merupakan pengguna aktif media sosial. Perkembangan infrastruktur dan kemudahan mendapatkan smartphone merupakan salah satu faktor pendorong penetrasi media sosial tersebut. Jaman sekarang mengakses informasi dapat sangat mudah dilakukan bahkan banyak orang yang menggunakan sebagian besar waktunya untuk berselancar di media sosial.

Menurut Ciptadi Syachrani, media sosial seperti corong yang menghubungkan satu individu dengan individu lainnya. Media sosial merupakan penyalur informasi sehingga bisa disebarluaskan. Media sosial dapat dimanfaatkan oleh siapapun dengan niatan apapun sehingga bisa berakibat positif maupun destruktif. Sedangkan menurut Yayan Brilyana, media sosial mengindahkan kebiasaan ngobrol orang Indonesia menjadi jarang. Menurutnya, memang ada baiknya memakai media sosial, namun seyogyanya kita tetap memakai mulut kita sebagai alat berbicara dan membangun karakter bangsa sendiri.

Media sosial memudahkan kita untuk berkomunikasi, menyebarkan informasi, memperluas jaringan pertemanan, sharing, mencari inspirasi dan banyak lainnya. Jika postingan dari salah satu individu disukai banyak orang ia akan bisa mendapatkan banyak pengikut (follower) bahkan bisa menghasilkan uang dari media sosial. Seperti itulah arti media sosial bagi Donna Visca dan Nabila Gardena. Namun disisi lain, penggunaan media sosial bisa menjadi destruktif seperti tersebarnya informasi yang tidak akurat atau hoax, sulit bersosialisasi dengan orang sekitar, cyber crime bahkan pornografi. Konten apapun yang sudah masuk ke dalam media sosial akan sulit dihilangkan karena orang dapat dengan mudahnya melakukan posting ulang konten tanpa izin. Oleh karena itu, Nabila Gardena menganjurkan agar pengguna media sosial perlu menyaring konten yang akan dipost secara bijak, yakni dengan mampu membedakan apa yang layak atau tidak layak untuk dikonsumsi publik.

Media sosial bisa menjadi pisau bermata dua dimana pemberitaan bisa positif namun bisa juga provokatif. Oleh karena itu, gerakan seperti “Bandung Hantam Hoax” perlu diperbanyak agar informasi yang salah tidak dengan mudahnya tersebar, ujar Yayan Brilyana. Verifikasi juga perlu dilakukan agar kebenaran dari suatu informasi dapat dipertanggungjawabkan. Media sosial memang sudah berkembang namun perlu dimanfaatkan secara bijak. Apabila ingin membuat suatu hal yang baik menjadi viral maka kontennya harus diperhatikan karena masyarakat juga dapat menilai.

Foto BINCANG KITA HARI INI “GOING VIRAL THROUGH SOCIAL MEDIA”

Recent Posts

Leave a Comment