Parahyangan Alumni Day 2017: Bringing Back Togetherness Between Alumni and Students

 In Events

pad6

Hubungan antara mahasiswa dan alumni merupakan hal yang penting dalam lingkup universitas. Tidak hanya untuk menjalin relasi, hubungan antara alumni dan mahasiswa aktif memberikan keuntungan dalam berbagai aspek, antara lain yaitu untuk pengembangan universitas (sarana, prasarana, akreditasi), dan pengembangan kualitas mahasiswa sendiri. Sayangnya, eksistensi alumni dan relasinya dengan mahasiswa seringkali kurang diberikan perhatian khusus dalam lingkup universitas. Selain karena masih minimnya sarana untuk memfasilitasi interaksi antara keduanya, keberadaan alumni yang sudah tersebar di berbagai lokasi dan jauh dari universitas menyebabkan sulitnya proses penyebarluasan informasi oleh Unpar kepada alumninya mengenai kualitas lulusan baru yang potensial.

Berakar dari PAD tahun pertama, PAD tahun ini terus berkelanjutan untuk dapat memfasilitasi mahasiswa dan alumni untuk saling berinteraksi dalam membangun hubungan yang berkelanjutan antara mahasiswa dan alumni se-Universitas Katolik Parahyangan. PAD 2017 merupakan suatu acara yang ditujukan untuk mewadahi serta meningkatkan interaksi antara mahasiswa dan alumni Unpar. Lewat PAD ini, diharapkan kedua belah pihak dapat saling mengenal satu sama lain secara lebih jauh. Mahasiswa sadar akan pentingnya peran alumni dan sebaliknya alumni sadar akan kualitas mahasiswa yang ada di Unpar, mengingat bahwa sulit terbangunnya relasi antara mahasiswa dan alumni dalam ranah se-Unpar. Adapaun keistimewaan dari acara ini adalah bahwa rangkaian acara PAD ini terdiri dari 3 mata acara, yaitu talkshow, alumni giving back, dan main event yang semuanya dilaksanakan di kampus Unpar Ciumbuleuit bulan Februari 2017.

Rangkaian talkshow PAD akan dilaksanakan tiga kali yaitu pada tanggal 3 Februari, 10 Februari, dan 17 Februari. Talkshow ini ditujukan untuk mahasiswa dengan pembicara berbagai alumni inspiratif yang terdiri dari fakultas yang berbeda-beda, seperti Daniel Tumiwa (CEO OLX.co.id, HI 1989), Enny Sampurno (Vice President of Sales/Customer Development Unilever Indonesia, Ekonomi 1986), Vahd Nabyl (Head Division in US and Europe, Directorate General Secretariate in Indonesia’s Ministry of Foreign Affairs, HI 1997), Bima Arya (Walikota Bogor, HI 1991), dan masih banyak lagi. Selain pemaparan dan sharing oleh alumni, mahasiswa juga dapat mengenal alumninya melalui sesi tanya jawab di akhir talkshow.

Selain talkshow, ada juga alumni giving back (AGB) yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Februari. Tidak semata hanya berupa talkshow dan sharing untuk mahasiswa, kami juga memberikan wadah bagi alumni untuk ikut berpartisipasi secara langsung di PAD melalui AGB. AGB ini akan berupa medical check-up gratis yang diperuntukkan bagi karyawan Unpar serta ada pula pasar murah yang diiringi dengan live music oleh mahasiswa. Semua kegiatan AGB didanai dan difasilitasi oleh alumni.

Puncak rangkaian acara PAD ini akan dimeriahi dengan main event pada tanggal 25 Februari. Dalam main event ini, semua alumni dan mahasiswa berkumpul kembali bersama-sama di kampus Unpar. Ada food bazaar, penampilan band dan alumni, BBQ spot, kontes foto angkatan, booth himpunan, photo booth, dan masih banyak lagi. Acara PAD tahun kedua ini mengusung tema “Nostalgia Kampus Jingga” dengan tujuan membawa kembali memori alumni semasa di bangku kuliah. Berbagai pengisi acara pun tampil di acara tersebut, seperti Listra, Wissemu, Diskopantera, dan tak ketinggalan pula ada Wach Dach yang merupakan band legendaris di jamannya.

Acara ini dapat disebut sebagai wadah yang tepat bagi interaksi antara mahasiswa dan alumni dalam ranah se-Unpar, yang dapat menanamkan nilai positif dan kekeluargaan antara alumni dan mahasiswa yang selama ini kurang diakomodasi dan difasilitasi. Oleh karena itu, nilai dan gerakan positif tersebut akan lebih terasa dampaknya apabila dapat ditularkan kepada seluruh alumnus dan mahasiswa Unpar yang sekarang sudah saling berjauhan lokasinya. Tidak lain dengan bantuan pihak media sebagai perpanjangan tangan kami dalam proses publikasi secara masif, dengan berkaca pada kondisi di era digital saat ini. Media sosial merupakan sarana yang ampuh untuk dapat ‘menyentuh’ dan ‘mendorong’ semua kalangan dengan segala informasi yang diberikan.

Foto-foto Parahyangan Alumni Day 2017

Recent Posts

Leave a Comment