Peluncuran Buku “RESOLUSI: Adakah Indonesia Baik-baik Saja?”

 In Inspirasi, Suara Unpar

 

IMG_5553

Pada hari Sabtu, 22 April 2017 dilangsungkan Peluncuran Buku RESOLUSI: Adakah Indonesia Baik-baik Saja? karya 10 BEM dari berbagai universitas ternama di Indonesia diantaranya LKM UNPAR, BEM UI, BEM FH UI, BEM UPH, BEM REMA UPI, BEM KEMA UNPAD, BEM FH UNPAD, BEM FISIP UNPAD, BEM UNS, BEM KEMAFAR UNHAS di Gedung Rektorat Universitas Katolik Parahyangan Bandung.

Menapak tilas sejarah Indonesia, pemuda memiliki peran kentara dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa. Gerakan Boedi Oetomo, Sumpah Pemuda, Rengasdengklok, hingga Reformasi, semua mengajarkan kita bagaimana pemuda selayaknya menempatkan diri. Saat ini, pemaknaan peran pemuda untuk memajukan Indonesia tidak relevan lagi jika masih melibatkan agresi. Di era informasi, pengetahuan lebih dihargai. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Kajian dan Aksi Strategis Kementerian Luar Negeri Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan berupaya menunjukkan kepada masyarakat bahwa mahasiswa sampai saat ini masih memiliki andil dalam menjalankan perannya, yakni untuk proaktif menilai dan mengawal kebijakan pemerintah dan isu-isu yang menyertainya melalui serangkaian gerakan yang menonjolkan intelektualitas.

Salah satu program unggulan untuk mendukung tujuan di atas adalah RESOLUSI, sebuah alternatif gerakan penyampaian aspirasi mahasiswa. Program ini menorehkan sejarah baru bagi kemahasiswaan UNPAR, bahkan kemahasiswaan Indonesia, karena berhasil menghimpun kerja sama 10 BEM (LKM UNPAR, BEM UI, BEM FH UI, BEM UPH, BEM REMA UPI, BEM KEMA UNPAD, BEM FH UNPAD, BEM FISIP UNPAD, BEM UNS, BEM KEMAFAR UNHAS) untuk berkontribusi dalam penyusunan, penerbitan dan perilisan sebuah buku secara profesional yang didistribusikan ke toko-toko buku di seluruh Indonesia melalui Penerbit Alfabeta. Buku berjudul RESOLUSI: Adakah Indonesia Baik-baik Saja? yang berisi kumpulan opini mahasiswa mengenai isu ekonomi, sosial dan politik.

Masalah-masalah yang dijabarkan analisis serta rekomendasinya dalam buku dipandang sebagai hal yang masih menjadi tugas besar bagi pemerintah maupun masyarakat Indonesia sampai saat ini. Isu ekonomi yang diangkat lebih banyak menyangkut upaya-upaya dalam membangun daya saing melalui investasi, pembangunan infrastruktur konektivitas dan ekonomi digital. Isu sosial yang diangkat meliputi bidang pendidikan, persoalan reklamasi, dan sistem peradilan yang masih lemah penegakan hukumnya. Sedangkan pada isu politik, dibahas pula mengenai pencampuradukan urusan agama dan politik yang belakangan menjadi isu hangat terutama saat masa-masa pemilihan umum. Meskipun sebenarnya, upaya menguasai negara dengan mengatasnamakan agama atau kelompok tertentu sudah ada sejak tahun 1940-an melalui kemunculan DI/TII atau dikenal dengan NII (Negara Islam Indonesia).

Setelah melalui kurang lebih sembilan bulan dari mulai pengonsepan, penyusunan kajian, penyuntingan naskah, hingga proses penerbitan, akhirnya pada 22 April 2017 program sampai pada tahap peluncuran buku yang dilangsungkan di Operation Room Gedung Rektorat Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Peluncuran buku dihadiri oleh badan-badan eksekutif mahasiswa yang berperan sebagai kontributor untuk melaksanakan konferensi pers dan peresmian buku. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Ikatan Penerbit Indonesia bagian Jawa Barat yang mengisi sesi talkshow untuk menyampaikan pandangannya mengenai buku.

Direktorat Jenderal Kajian dan Aksi Strategis Kementerian Luar Negeri
Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan

 

Click here for Gallery

Recent Posts

Leave a Comment